Peta Kerajaan Islam Di Indonesia Serta Sejarahnya

Peta Kerajaan Islam Di Indonesia - Berdasarkan sejarah yang pernah diajarkan di sekolah, ajaran Islam masuk ke nusantara pada abad ke-7. Pada awalnya para pedaganglah yang membawa pengaruh islam. Mereka mengadakan perjalanan dagang ke nusantara sambil menyebarkan agama islam. Pusat perdagangan di Asia Tenggara adalah di selat Malaka. Dari sini bisa menjangkau Indonesia, Malaysia, Singapura.

Peta Kerajaan Islam di Pulau Sumatera

Peta Kerajaan Islam di Pulau Sumatera

Di Aceh adalah daerah yang pertama kali mengenal ajaran Islam. Di sana berdiri kerajaan Islam pertama di nusantara yaitu Samudra Pasai. Tokoh Islam yang terkenal adalah Sultan Iskandar Muda. Tokoh ini adalah salah satu pahlawan Nasional yang memimpin kerajaan Aceh Darussalam. Hukum yang diterapkan pada kerajaan tersebut adalah syariat Islam.

Peta kerajaan Islam di Jawa

Peta kerajaan Islam di Jawa

Di Pulau Jawa banyak berdiri kerajaan Islam setelah sebelumnya dikuasai kerajaan yang berbasis Hindu Budha. Mulai dari ujung barat ada Kerajaan Banten. Kerajaan Banten dipimpin oleh raja Sultan Ageng Tirtayasa. Beliau sangat tegas menolak penjajahan oleh Belanda. Beliau juga pernah merencanakan untuk menyerang Belanda dan mengusirnya dari tanah Banten, tetapi usahanya belum membuahkan hasil. selain itu ada Kesultanan Jipang, lalu dilanjutkan Kesultanan Pajang.

Ada juga Kerajaan Demak yang terletak di pesisir utara Jawa. Kerajaan ini dibidani oleh para wali, terutama sunan Kalijaga. Tokoh yang terkenal adalah Raden Patah yang memimpin ekspedisi penyerangan penjajah di selat Malaka, tetapi juga belum berhasil.

Ada lagi kerajaan Mataram Islam yang dipimpin oleh Sultan Agung.

Untuk saat ini masih tersisa kesultanan yang masih eksis, walaupun sudah tidak mempunyai kekuasaan seperti dahulu. Hal ini disebabkan oleh bergabung dengan Negara Republik Indonesia. Kesultanan Yogyakarta Hadiningrat yang terletak di Propinsi DIY. Dipimpin oleh seorang Sultan Hamengkubuwono X dan Adipati Paku Alam X. Yang kedua adalah Kasunanan Surakarta Hadiningrat yang terletak di kota Solo. Dipimpin oleh Pakubuwana XIII.

Peta Kerajaan Islam di Kalimantan dan Sulawesi

Peta Kerajaan Islam di Kalimantan

Kerajaan Islam di Kalimantan adalah Kesultanan Sambas, Pontianak, Banjar, Pasir, Bulungan, Tanjungpura, Mempawah, Sintang dan Kutai. Tidak banyak info yang bisa di share di sini. Jika ada yang lebih mengetahui mohon infonya. sedang di Sulawesi ada Kerajaan Gowa dan Tallo, Bone, Wajo, Soppeng dan Luwu.

Peta Kerajaan Islam di Sulawesi
 
Untuk info lebih lanjut peta kerajaan islam di indonesia bisa Anda gali dari sumber lain. Baik buku sejarah atau dokumen peninggalan kerajaan. Semakin banyak info yang Anda dapat semakin baik. Harapan saya adalah Anda bisa menambah wawasan dan khsanah pengetahuan. Terima kasih sudah berkenan membaca. Sampai jumpa di artikel berikutnya.

Peta Masuknya Islam Ke Indonesia Beserta Jalurnya

Peta masuknya islam ke indonesia bisa dikaji dengan bukti sejarah. Tentunya jalur tersebut memiliki cerita dan keunikan tersendiri. Untuk lebih jelasnya, di artikel ini akan membahas tentang peta jalur penyebarn islam di indonesia serta jalur yang dilalui dan cara-caranya.

Perlu Anda ketahui bahwa masuknya ajaran agama Islam ke indonesia melalui proses yang bertahap, tidak serta merta langsung serentak. Jadi jangan dibayangkan, secara bersama-sama rakyat nusantara langsung menerima islam. Proses yang dilakukan pun secara berkelanjutan.

Peta jalur penyebaran islam di Indonesia

Peta Masuknya Islam Ke Indonesia
Jalur yang digunakan menyebarkan islam di nusantara adalah jalur darat dan jalur laut. Pada jaman dahulu belum berkembang pesawat terbang, jadi tidak ada jalur udara. Lihat peta yang ada di bawah ini:

Di situ dijelaskan bahwa islam masuk ke nusantara dari bagian barat, yaitu Aceh. Pembawanya adalah para pedagang dari Gujarat, Timut tengah (Jazirah Arab), dan Persia. Mereka adalah para saudagar yang berlabuh di kerajaan Samudra Pasai. Nah, dari Aceh para pedagang ini mulai bergerak menuju Sumatra Utara dan Barat. Dilanjutkan ke Sriwijaya. Itulah persebaran Islam di Sumatra.

Untuk di Pulau jawa, Islam juga dibawa oleh para pedagang dari Gujarat. Melalui kerajaan Demak yang ada di pesisir pantai utara jawa menuju ke Gresik, Tuban, dan Surabaya. Di Jawa para penyebar Islam berafiliasi dengan kebudayaan lokal sehingga mudah diterima masyarakat.

Peta Masuknya Islam Ke Indonesia Abad 18

Peta masuknya Islam ke Indonesia secara menyeluruh memasuki abad ke 18. Daerah Sumatra, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara mulai menerima ajaran Islam.

Hingga abad ke 20 hampir seluruh wilayah nusantara Indonesia telah mendapat pengaruh ajaran Islam. Namun, ada catatan yaitu wilayah papua dan kalimantan bagian suku dalam masih minim yang memeluk Islam. Secara keseluruhan Indonesia mayoritas beragama Islam. Oleh sebab itu Indonesia adalah negara dengan penduduk beragama Islam tertinggi di Dunia.

Banyak pekerjaan Rumah bagi para ulama untuk mendidik dan mengajarkan akhlak terpuji yang sesuai syariat islam pada ummat muslim. Pada akhirnya Indonesia bisa menjadi negara makmur sejahtera.

Demikian artikel peta masuknya islam ke indonesia, semoga ada hikmah yang bisa dipelajari. Sebarakan rahmatan lil alamin di muka bumi. Terima kasih

Peta Penyebaran Islam di Indonesia

Peta penyebaran islam di indonesia - Seperti yang kita ketahui bersama bahwa dahulu nusantara (yang saat ini menjadi Bangsa Indonesia) negara yang kaya dan makmur dari segi hasil rempah-rempah. Mayoritas daerahnya terbagi dalam kerajaan-kerajaan. Dan sebagian besar kerajaan tersebut adalah berbasis Hindu dan Budha. Kalaupun ada yang berbasis Islam, itu hanya sebagian kecil yaitu di Aceh, Kerajaan Samudra pasai. Nahh, sebab itulah Nusantara sering dikunjungi oleh pedagang dari luar Nusantara (Manca Negara). Akibat dari aktifitas perdagangan antar bangsa inilah yang menjadikan pengaruh masuknya agama baru di Indonesia. Dari awalnya hanya Kepercayaan dan Hindu serta Budha bertambah agama Islam dari Timur Tengah. Agama Islam di jazirah Arab mulai berkembang pada abad ke 7. Melalui para pedagang inilah, penduduk lokal Indonesia mulai mengenal Islam. 
peta penyebaran islam di indonesia

Sejarah Peta Penyebaran Islam di Indonesia

Seperti yang saya sampaikan di awal, daerah yang pertama memeluk agama islam adalah Kerajaan SAmudra Pasai di Aceh. Di sini menjadi pusat perkembangan dan penyebaran ajaran Islam serta pusat perdagangan. Dari Aceh kemudian para saudagar Islam melanjutkan penyebaran agama  ke arah timur, tepatnya di Malaka. Dipilihnya Malaka karena merupakan tempat yang sangat strategis untuk perdagangan. Di sana adalah jalur laut yang bisa menjangkau komoditi rempah-rempah.
Karena politik dan jatuhnya Malaka ke Portugis maka para saudagar Islam mengalihkan penyebaran Islam ke arah Sumatra barat sampai Sriwijaya.

Penyebaran Islam di Sumatra

Di Sumatra kerajaan yang sedang berkuasa adalah Sriwijaya. Mulailah sedikit-demi sedikit rakyat Sriwijaya memeluk Islam. Setelah itu penyebaran Islam berlanjut di pulau Jawa.

Penyebaran Islam di Pulau Jawa

Kerajaan yang sedang menduduki kekuasaan di jawa adalah Majapahit, tetapi pengaruh Islam bermulai di kota-kota pesisir karena pedagang dari timur tengah pasti masuk melalui jalur laut. Kota tersebut antara lain Gresik, Surabaya, Jepara, Demak. Di jawa terkenal sekali tokoh yang mampu membawa ajaran Islam diterima rakyat dengan damai, yaitu Wali Songo. Mereka mampu memadukan budaya lokal dengan disesuiakan dengan hukum Islam, dan hal ini menuai kesuksesan yang luar biasa. Dan juga mereka membidani lahirnya kerajaan Islam di jawa seperti Kesultanan Demak.

Penyebaran Islam di Kalimantan.

Islam masuk melalui kalimantan Barat oleh pedagang dari Sumatra dan Samudra Pasai lalu menyebarlah ke kalimantan bagian selatan, tengah dan timur.

Penyebaran Islam di Sulawesi

Daerah yang pertama kali mengenal ISlam di Sulawesi adalah Gowa. Di sana terdapat kerajaan Gowa yang berbasis Islam. Setelahnya menuju ke Gorontalo dan ke daerah ternate dan tidoere.
Itulah sedikit gambaran peta penyebaran agama Islam di Indonesia. Semoga bisa memberikan wawasan pengetahuan yang baru. Sebagai generasi penerus hendaknya kita patut menggali sejarah perkembangan Indonesia di masa lalu.